Sorry because my feeling

Ingin bercerita suatu hal yang sangat sulit dituangkan baik dalam kata atau tulisan. Makanya dari pada mumet mending mencoba menuangkannya di dalam tulisan terlebih dahulu. Walaupun content-nya tidak jelas.

Mau mengulas kejadian asmara di tahun 2016, banyak sekali kejadian yang tidak terduga dalam diri aku. Layaknya sedang dalam pengaruh sabu atau narkotika lainnya sehingga butuh direhabilitasi. Sepertinya aku harus mulai menjalankan rehabilitasi untuk menghilangkan kecanduan asmara dengan dia. Sepertinya bukan menghiangkan melainkan mengurangkan. Ahh bukan sepertinya tidak perlu di kurangkan justru ditambah kembali perasaan asmara terhadap dia dan semakin menjadi gila akan cintanya. #apasih

Aku selalu bersamanya. Karena kediaman kami berdekatan sehingga kemanapun kami selalu bersama. Kecuali untuk pergi malam kami tidak terlalu sering karena aku masih memiliki undang-undang untuk pergi malam hari. Itu yang kami lakukan. Sehingga semakin lama aku merasa memiliki teman dilingkungan rumahku. Karena terakhir kali aku memiliki teman disekitar rumah saat kelas 6 SD dan temanku itu pindah ke Yogyakarta sampai saat ini. Bisa merasakan bagaimana sepinya jika dirumah ??

Aku termasuk orang yang memiliki sedikit teman. Dan jarang sekali keluar rumah jika tanpa ada seseorang yang menjemputku dirumah. Kenapa ?? orang tuaku sedikit over terhadap aku. Sehingga untuk pergi memiliki peraturan. Rekreasi dengan keluarga ?? jarang, bisa dihitung satu tahun sekali pasca lebaran namun bisa jadi tidak pernah rekreasi. #menyedihkan

Jika teman bercerita dengan ibu, bapak, adik atau kaka. Berbeda dengan aku. Aku sangat jarang menceritakan kehidupan aku dengan orang tua adik dan kaka. Kenapa ?? karena aku tidak ingin mereka khawatir terhadap masalah yang aku hadapi serta aku termasuk orang yang sulit menceritakan masalah kepada orang lain bahkan ke keluargaku sendiri. Maka dari itu aku termasuk orang yang memilikki tingkat stress yang tinggi. Bahkan pernah sampai masuk RS hanya karena memikirkan masalah yang akan dihadapi.

Namun, setelah bertemu dengan dia. Seolah olah aku memiliki teman, keluarga sekaligus pacar. Aku mulai belajar menceritakan masalah yang sedang dihadapi, teman yang memberikan aku hiburan di rumah dan seseorang yang mampu membawa aku keluar rumah. Aku senang, bersyukur bertemu dengannya. Sampai aku memiliki rasa egois kepadanya.

Aku tidak ingin ditinggal dengannya kemanapun, sampai sampai aku membuat ruang yang sempit untuknya. Aku merasa bersalah kepadanya karena aku kesal ketika ia pergi dariku. Aku kesal ketika dia tidak ada waktu untukku, aku kesal ketika dia mengabaikan aku. Itu yang aku rasakan sehingga mengubahku menjadi seorang yang temperamen.

Maafkan aku,, aku tidak dapat mengendalikan diri. 

Maafkan aku jika membuat ruang hidupmu menjadi sempit.

Maafkan aku jika aku sering membuatmu kesal

Maafkan aku jika membuatmu lelah

Maafkan aku jika aku membuatmu berfikir keras untuk mengartikan tingkah aku

Maafkan aku jika aku membuatmu jauh dari keluargamu

Maafkan aku jika aku membuatmu tidak fokus dalam kuliah

Maafkan aku jika aku selalu mendesakmu untuk melakukan sesuatu yang aku inginkan

Maafkan aku jika aku membuat kepentingan dirimu terabaikan.

Maafkan aku karena aku terlalu mencintaimu begitu dalam.

Maafkan aku aku tidak bisa mengendalikan perasaan ini.

Maafkan aku….

Back to My Family


​Tulisan ini hanyalah sebuah emosi sesaat….

Sebelumnya aku menulis beberapa emosi yang aku keluarkan setiap harinya… saat ini kalian sendirilah yang dapat menentukan perasaan dan emosi aku saat ini.

Bukan masalah asmara yang saat ini dibahas… melainkan masalah lingkungan ah… bukan ! keluarga besar bukan keluarga inti..

Jika kalian memiliki kampung kalian akan senang untuk pulang ke kampung kalian dengan berbagai cara atau bagi yang tidak memiliki kampung akan senang dengan kampungnya yang memiliki keluarga besar yang memiliki rasa kasih sayang yang begitu besar. Sedangkan aku ?? sebaliknya…

Aku tidak memiliki kampung, kota Bekasi lah kampung halaman aku, tempat kelahiran aku walau terkadang pernah disebut dengan planet. Ya ! aku termasuk alien aseli Bekasi.

Bukan aku tidak menyukai kampung halaman aku, hanya saja ada satu hal yang membuat aku tidak betah dengan kampung ini. Hanya keluarga sebutlah Si Q, keluarga si Q ini membuat kehidupan keluarga aku menjadi sakit hati dengan berbagai macam kata yang selalu mereka lontarkan terhadap keluargaku termasuk aku. Mulai aku terlahir di dunia ini, ah bukan sebelum aku lahir di dunia ini mereka sudah melontarkan kata yang selalu membuat sakit hati. Masalah hanya sepele yaitu MONEY !! and my family dont have MUCH MONEY !!

Tahun 1996, aku terlahir dengan keadaan keluarga yang alhamdulillah masih dikatakan tercukupi. Masih memiliki kesehatan, dapat memberi makan kepada keluarga menyekolahkan kaka aku, dan membelikan isi rumah walau waktu dulu ayahku hanya bekerja sebagai buruh tani yang mengikuti jejak ayahnya. Namun, dimata keluarga Si Q keluargaku hanya lah keluarga yang tidak mampu. Sehingga ketika kami ingin meminjam barang kepadanya harus tebal telinga terlebih dahulu walaupun tidak diberikan pinjaman dengannya. Padahal sebuah keluarga berguna untuk melengkapi serta menguatkan. Justru sebaliknya mereka hanya membuat kami terkadang menyerah. Namun, seakan-akan tidak ingin terus menerus diinjak oleh mereka bapak dan ibu menguatkan diri untuk berusaha dengan keras agar menaikan derat. 

Sampai mampu membeli elektronik, kendaraan serta mobil pribadi dengan hasil usaha seorang ayah dan ibu dengan mengandalkan tanah milik orang lain. namun, semuanya itu tidak membuat mereka menyerah dan memperbaiki diri sendiri melainkan semakin geram kepada kami.

Mereka seolah-olah tidak ingin melihat kesuksesan kami. Mereka mulai memberikan sebuah batasan di sekitar rumahku dengan rumahnya. Dahulunya rumahku, rumahnya Q dan rumah alm. Kakek dan nenek berada di satu wilayah. Semenjak kakek dan nenekku meninggal mereka merenovasi rumahnya menjadi sebuah rumah yang cukup besar dan luas. Rumah kakek dan nenek pun tidak luput dari incarannya sehingga ia meruntuhkan rumah tersebut dan dijadikan bisnis sebuah kontrakan untuknya. Kami berusaha menerima keadilan dalam pembagian warisan. Ibuku sebagai adik kandungnya hanya pasrah dengan pembagian warisan yang termasuk tidak adil. 

Walaupun kelakuannya seperti itu, namanya seorang adik bungsu memiliki perasaan untuk menjadikan keluarganya bersatu dan akur. Berusaha menerima dan selalu membantu. Sampai saatnya tiba-tiba dari sebuah tembok pembatas yang hanya 1 meter di depan rumahku diubahnya menjadi tembok 4 meter di depan rumahku.

Tanpa ada pemberitahuan atau perbincangan apapun terhadap kami sekeluarga. Kami hanya bisa mengusap dada, berusaha menerima walau kenyataannya pahit. Masalah ? aku fikir tidak ada. Kami tidak tahu penyebabnya seperti apa. Sampai-sampai aku bertanya dengan ibu, kenapa seperti ini ?? ibu hanya menjawab tidak tahu serta mulai bercerita keluh kesahnya dan kemungkinan mereka melakukan seperti ini.

Sebenarnya jika kami bukan keluarga, kami tidak akan seperti ini. Kami akan biasa saja karena mereka memiliki hak terhadap wilayah termpat tinggalnya. Yang kami butuhkan saat ini hanya penjelasan mengapa mereka bertindak seperti ini kepada keluarganya sendiri ??

Bukankah dalam agama islam memutuskan tali persaudaraan adalah termasuk orang yang murtad ?? aku tidak ingin menjudge seperti itu. Aku hanya butuh penjelasan… kenapa ??

Kenapa tidak dari dahulu? Memiliki pintu gerbang masing-masing. Sehingga saat aku pulang sekolah tidak selalu menangis karena dikuncikan pintu gerbang dengan sepupu sendiri.

Harta, Tahta dan Wanita

Telah membutakan semuanya. Harta tidak akan selamanya berpihak dengan kami sebagai manusia yang tidak pandai bersyukur terhadap penghasilan kita saat ini. Apa lagi hanya sebuah warisan. Jika seorang tamak tidak akan bisa mempertahankan warisan tersebut. Jangan terlalu sombong hanya karena memiliki banyak uang. Uang tidak akan dibawa ke liang lahat.

Tahta, kedudukan kita dimata Allah hanya manusia yang lemah tidak memiliki apa-apa didunia ini. Manusia hanya bisa meminta kepadaNya karena yang memiliki isi di dunia dan alam semesta ini hanya Allah. Kedudukan yang kita tempati tidak akan abadi. Bahkan raja yang arif dan bijaksana saja akan melepas kedudukannya apabila waktu kejayaannya habis.

Wanita, carilah wanita yang dapat dijadikan penerang, petunjuk untuk kehidupan dunia dan diakhirat. Wanita yang mampu menjadikan pasangannya lebih baik dari sebelumnya.

Seburuk-buruknya anggota keluargamu mereka tetap menjadi keluarga kamu. Karena DNA tidak dapat dipalsukan. Keluarga adalah orang yang pertama tahu diri kamu yang sebenarnya. Keluarga adalah orang yang pertama kali tahu keadaan kita, dan keluarga adalah orang yang pertama kali membantu kita dalam masalah. Maka dari itu,,,, sayangilah keluarga kalian jangan pernah memutuskan tali silaturrahmi dengannya.

Love Journey

0a604724fd524fe003235e5eb5255e96.jpg

Permisi…. saya ingin mendongeng nih… mulai ya..

Pada suatu hari, hari senin, selasa, rabu, kamis, jumat, sabtu, dan minggu itu adalah nama-nama hari. #lohkok… pokoknya 16 tahun silam (2000 M), tepat pada hari dimana waktu ajaran baru, balita perempuan sedang mencari-cari seseorang dari kerumunan wanita paruh baya yang sedang menunggu anak-anaknya keluar dari kelas. Tampaknya anak perempuan itu sedang mencari ibunya dari kerumunan itu. Namun, ada seorang wanita seperti usia 20-an memanggil dirinya.. sebut aja si Dila (4 tahun)

“Dila” Panggilnya sambil melambaikan tangan agar anak perempuan itu melihatnya.

Dila tampak ragu namun tetap menghampirinya. “sini sama mba Eni aja dulu ya” Wanita itu pun memangku Dila dengan senang hati. “ibumu lagi buang air kecil kok, nanti juga dateng” ucapnya seolah-olah mengerti dengan kebingungan dengan Dila.

“Mba Eni” Teriak seorang anak laki-laki sambil menghampiri Eni. Namanya Rizky (5 tahun) dia teman sekelas Dila sekaligus tetangga rumahnya. Dila memang tidak terlalu dekat dengan Rizky tapi tidak dibuat pusing dengannya yang ia inginkan hanya keberadaan ibunya saat ini.

Jam pulang sekolah pun tiba, Dila masih saja tidak menemukan ibunya. Air mata sudah mengenang dipelupuk matanya kecewa saat ini ibunya tidak menjemputnya. “Dila, Pulang sama Mba yuk” Mba Eni menghampiri Dila lalu menggendongnya sedangkan Rizky yang merupakan anak asuh dari majikannya digandengnya. Kami pun pulang bersama dengan keadaanku yang menangis di gendongan pengasuhnya Rizky.

Rizky adalah anak pertama. Orang tuanya adalah karyawan disebuah pabrik di wilayah kota yang setiap harinya harus bekerja dari pagi sampai sore. Berbeda dengan Dila anak kedua. Ayahnya merupakan seorang petani sedangkan ibunya hanya seorang ibu rumah tangga.

Setelah lulus dari Taman Kanak-Kanak, Dila dan Rizky beda sekolah. Rizky sekolah di SD negeri sedangkan Sisi sekolah Agama Islam. Tidak ada percakapan sedikitpun antara Rizky dan Dila. Sampai suatu saattt……

Tahun 2011,

Dila sudah berada dikelas XI. Tepat hari itu adalah hari dimana ia dapat pulang dengan cepat. Seperti biasa dia hanya melihat sebuah foto TK yang terdapat nama teman-temannya yang sekelasnya dahulu. Namun, tiba-tiba ada sebuah ide untuk melakukan sayembara dengan menemukan beberapa akun facebook teman TK-nya dahulu. Satu persatu nama temannya dia pilih, nama yang tampak tidak terlalu asing ditelinganya dan mengetahui wajah dari sang pemilik namanya tersebut. Tiba-tiba, tangan Dila mengetik nama ‘Rizky Alif Pratama’ di kolom pencarian Facebook-nya setelah ketemu dengan akun facebooknya tidak lupa klik ‘add friend’

Sekian lama, tiba-tiba notifikasi dari facebook muncul bahwa Rizky menerima permintaan pertemanan facebook Dila. Dila mengirimkan Chat untuk mengonfirmasi apakah benar ini adalah Rizky teman Tknya dahulu sekaligus tetangganya. Selain itu, tidak lupa kepoin lagi foto-foto yang ada difacebooknya ternyata Rizky tumbuh menjadi laki laki dengan postur tubuh tinggi, gendut, item, bulet, dan satu lagii… memiliki dada cup A. hahahaha

Mulai dari situlah pertemanan kita semakin intim. Chat sana sini melalui akun medsos. Saat Dila sedang dalam keadaan mood down ketika ada seseorang teman lelakinya yang jahil terhadapnya Rizky pun muncul dengan komen yang terbilang sangat posesif. Sebuah sinyal yang berbeda muncul dikepala Dila saat itu namun masih bisa dihiraukan.

Suatu malam, ponsel Dila berdering menandakan ada pesan masuk  dari Rizky “aku boeh tlf kamu tidak ?” Dila tersenyum dengan pertanyaan dari tetangganya itu. “ya”

Tidak lama tlf dari akun Line masuk,,, “hai…######” tidak jelas alias tidak ingat apa yang dibicarakan saat itu. Intinya dia hanya sedang bete dan saat itu ia berada didepan gedung sate, nongkrong bareng dengan teman temannya. Saat itu SIM card tlf kami masih berbeda. Kebayang dong dari line pindah ke tlf biasa mahalnya minta ampun jika beda operator.

1x ijin dahulu sebelum telefon

2x masih ijin sebelum telefon

3x ya.. masih ijin kok..

4x 5x 6x dan xxxxxxx udah kaga ijin lagi buat telepon Dila.

Saat itu, Dila meminta bantuan Rizky untuk memeriksa keadaan laptopnya yang sudah ngambek untuk diajaknya mengerjakan kuliah. Orang tuanya Rizky menyarankan untuk kerumah dengan malu-malu Dila menghubungi Rizky terlebih dahulu dan datang kerumahnya. Mumpung Rizky masih liburan di Bekasi. Rizky adalah anak tehnik industri dari universitas swasta di Bandung.

Modus demi modus berusaha dicari untuk bisa keluar lebih tepatnya karena dengan Rizky keluar rumah akan lebih mudah karena ijin dari orang tua Dila mudah didapatkan. Mulai dari beli Batre Laptop, minta film, makan es duren, CFD dll…

Terlalu sering bersama dengan Rizky, Dila mulai merasakan rasa Posesifnya Rizky terhadapnya dan mulai mendiagnosa bahwa Rizky memiliki suatu perasaan dengannya. Terlebih lagi Dila sedang ingin mencoba rasanya menjalin hubungan asmara di usianya saat ini. Dan muncullah ide gila yang pernah dilakukan oleh Dila dengan mengirimkan pesan singkat kepada Rizky yang dianggapnya sebuah kode.

Rizky pun mengerti dengan kode yang diberikan oleh Dila dengan sigap mengutarakan perasaannya tepat 01062015 Pukul 18.xx WIB Sisi dan Rizky menjalin hubungan asmara saat ini…

Namun sebelumnya,, Rizky sudah memiliki perasaan dengan Dila saat keluar bareng dan makan Es krim durian bersama saat itu dengan tipikal Dila yang Touchy membuat Rizky memiliki perasaan terhadapnya…

FIN…..

Emotion

3ce1ab712a0a92caea48b58f9e18764e

Udah lama ga menuhin blog ini dengan tulisan yang kurang menarik untuk diperbincangkan #loh *seperti acara gosip aja. emang gua siapa ?? artis ? bukan deh ah.. gua ini hanya manusia biasa aja kok ya guyss.. hehehehe…

Bosen dengan update status di media sosial seperti path, instagram, facebook, twitter, bbm, line dkk dengan postingan berbagai macam keluhan dari kejadian kehidupan gua yang sebagian besar adalah yaaa… itu, tidak pantas diperbincangkan hehe. Isinya berupa galauan gua aja. Pokoknya ada ajalah yang gua galauin… Udah kaya emak-emak aja yaa.. padahal gua baru usia 17 tahun #lohkok re: saya usianya 20 tahun kok. beneran. ciusss 🙂

Saat ini gua percaya dengan apa orang dewasa pernah katakan bahwa semakin bertambah usia kita, kita akan dihadapi dengan berbagai macam masalah hidup. Kalian harus tau masalah hidupnya itu bahkan menimbulkan emosi kita yang terbilang BAD menurut gua sih yeee. Ini kan hidup gua… emosi yang muncul itu yaaa paling banyak emosi Sedih dengan rating sekitar 47% lah yee dari emosi yang gua keluarkan selama ini. Pokoknya BAD-lah yee.. Makanya yang seneng dengan perayaan ulang tahunnya dari pada mengabiskan uang dengan party atau memohon untuk dibelikan hadiah dari orang yang terdekat mending yee gua saranin Berdoalah yang BANYAK !! mohon sama Allah agar kita diberikan kemudahan dalam menjalani hidup ini dengan santai penuh kebahagiaan serta dengan rasa bersyukur terhadap nikmat yang Dia berikan kepada kita.

Macam-Macam Emosi

Hasil survey yang dilakukan oleh gua sendiri, emosi yang dikeluarkan saat gua menghadapi masalah hidup diantaranya :

  • 1.Sedih

35043de32dbe74012ea3b125c015d878

Emosi sedih merupakan sebuah tanda jika seseorang sedang merasakan kehilangan sesuatu yang berharga dalam dirinya. Beda artinya menurut gua jeng,klo gua nangis antara sedih dan marah atau kecewa karena saat itulah gua sering menangis, menangis kan mengeluarkan air mata nah, air mata itu bisa menjadi tanda jika gua itu sedang mengalami emosi yang sedihhhhhhhhhhhhhhh bangggeettttt…..

Selain ntu yaaa,,, gua juga orang mudah Baper, Melankolis, Cengeng kalo kata emak gua yaaa… jadi yaaa… sebagian besar masalah kehidupan gua dihabiskan dengan emosi sedih lalu mewek, lalu kejer lalu…. laluu…. update status. bwahahhahaha

  • 2.Marah

bdbd268003b42de5b41180b79136df34Emosi Marah,, gua sih yaa sebenernya orang memiliki sifat yang baik kok. Hanya saja ada seorang temen SMA gua yang menjudge gua, klo gua ini adalah orang yang jutek. Behh,,,, padahal mah tidak cuyy… makanya “dont judge book from cover”

Gua sih jarang marah ye… klo marah mah gua hanya merendam aja api kemarahan gua dengan cara berendem di aer #kan api akan padam dengan air. Nah, buat kalian yang sedang terbakar api amarah jangan lupa main aer aja dengan cara bantuin emak lo noh nguras kamar mandi kan adem jadinya. hahahaha LOL

Gini sekarang gua serius nih, jujur gua kal marah jarang menunjukkannya secara langsung kepada tersangka yang membuat gua marah. Karena kalo gua marah kata tersangka yang melihat gua marah serem buuu… makanya ane ga mau mengurangi teman gua dan menambah musuh. Hanya klo sedang marah palingan UPDATE STATUS dengan animasi yang ngena untuk menyidir tersangka tersebut. Ribetnya adalah sebelum Update status harus cari animasi yang pas aja bu… hehhehehe

 

  • 3.Takut

f4d434067f3344d1ce894eda495561bc.jpg

Takut yeee… Jujur yang gua takutin banyak guysss… Misalnya Ulet, Uler, Lintah, Cacing, Dosen sangar, dan takut kehilangan kamu #eaaaaaIyuhhhh… jujur gua tuh sebenernya diselimuti dengan rasa ketakutan yang amat amat dalam. Seperti kasus, dalam keluarga gua, gua kan tidak boleh keluar malam tanpa seijin. nah, pada pukul 18.15 WIB, itu kan belom terlalu malam hanya saja langitnya saja yang gelap, gua takut buat minta ijin ke orang tua gua padahal mah kaga napa-napa kan jam malem gua sampai pukul 20.00 WIB. hehehe

Makanya saking takutnya yaa… lebih baik gua ga usah buat melakukan suatu hal tersebut terkecuali ada hal yang menuntut.

  • 4.Seneng

follow_me_by_pascalcampion600_301.jpg

Simple sih sebenernya membuat gua seneng, ijinin ke orang tua gua untuk ngajak gua keluar rumah. fix !! itu yang membuat gua seneng buuu…

Karena emosi seneng yang gua rasakan kesehariannya ya standar aja. Klo Emosi seneng banget banget yaa… itu hanya keluar rumah, have fun, jalan jalan sama pacar temen, keluarga dll. behh senengnya sampe gua Update Status tanpa animasi melainkan foto vacation plus location yang dikunjungi. Simple kan…

Sekian Presentasi penelitian saya mengenai Emosi. Saya harap Emosi kalian lebih baik dari saya yang alami saat ini. Buatlah hidup kalian memiliki warna yang indah bukan hanya warna hitam putih dan menjadi abu abu. salam kecup basah para pejuang hidup….

 

 

 

Halalkan Aku !

Gimana ya mengawali sebuah cerita ini ya… banyak banget bercabang. Suer bercabang…

Sebelumnya gua sendiri mengeluhkan sulit dapat pasangan yang tepat, terlalu sering di php-in atau mungkin guanya yg terlalu mengejar laki-laki seakan akan laki-laki di dunia ini akan habis. Okey itu dulu. Saat usia gua masih terbilang ABG tepatnya sekitar usia 16 – 17 tahun. 

Setelah dapat dan menemukan seorang pria yang awalnya aku meragukannya apakah dia akan seperti laki-laki yang aku temui di dunia ini ? Namun, waktulah yang meyakinkan bahwa dia adalah pria yang harus aku miliki. Setelah baru satu tahun menjalani hubungan dengan dia tepat sekali usiaku mulai menginjak kepala 2. Fikiran gila mulai muncul seperti ingin menikah dengannya.

Karena berbagai macam alasan muncul ketika sering membaca kutipan islami dengan judul nikah asik. Setelah dibaca, hati ini terguncang fikiran seketika berdebat ingin mengakhirinya atau lanjutkan. Karena dalam islam pacaran sebelum menikah adalah DILARANG. Jika dilarang sudah berarti menimbulkan dosa bagi kita. Aku bisa apa, wanita hanya bisa menunggu laki-laki datang melamarnya kan ? Aku tidak bisa memaksa dia untuk cepat cepat melamar aku sedangkan dia masih status mahasiswa dan aku baru selesai dari kuliah. 

Sempat ingin mengakhirinya, tapi … aku tidak bisa. Aku nyaman dengannya. Akhirnya aku memutuskan menunggu dan berusaha memberikan support agar dia menyelesaikan kuliahnya dengan baik.

Kapan dihalalkannya ?? Nanti.

bukankah kita sebagai wanita harus mencari pria yang jelas agamanya, berprilaku baik, jelas pekerjaannya, jelas pendidikannya. Dia belum bekerja, aku tunggu dia bekerja dan orang tuaku pun memberikan syarat sampai bekerja.

Tapi, lagi-lagi tapi….

Aku iri dengan teman temanku yang sudah menikah muda dan berani mengambil konsekuensi menikah disaat kuliah bukan menikah karena hal yang mendesak bukan. Mereka berani mengambil keputusan seperti itu. Aku iri dengan mereka.

Keinginan aku ingin menikah semakin kuat dengan tambahan satu alasan. Hanya ingin bebas. Bebas dari larangan orang tua seperti jangan pulang sore sore, jangan sering keluar, jangan sering keluar tanpa alasan, dll. Aku ingin wali yang lain selain orang tuaku yaitu pria itu. 

Jadi …… aku ingin kau jadi wali aku, bebaskan aku dari semuanya dan tuntun aku menjadi wanita yg baik dimatamu, keluargamu, keluargaku dan Allah.

To My future Husband

image

Liatlah masa depan, selesaikan jarak lintasan rel yang akan berhenti di stasiun selanjutnya di mana aku sedang berdiri menantimu sukses.

image

Aku akan selalu menantimu disini. Menanti dimana saatnya kita akan berada di rel yang sama.

image

Sambil membangun hubungan yang erat dan menjadikannya abadi.

image

Aku akan selalu di sisimu. Mendukungmu dengan sepenuh hati.

image

Bersama-sama mengukir sebuah kenangan indah bersamamu. Kenangan yang tak terlupakan.

image

Sampai akhirnya kita akan selalu bersama.

image

I LOVE YOU 😍😘 Rizky Alif Pratama

From : Siti Nurpadilah

image

Picture  by orange marmalade

Mistake

Huftt … speachless…

Sebenarnya aku ga pantas untuk menangis. Kelakuanku sudah melewati batas. SANGAT SALAH !!!

Aku terlalu menyamakan diriku yang dulu dengan yang sekarang. Dulu aku memang sedang tidak memiliki status. Aku bebas dengan siapa aja tanpa ada batasan dan tanpa melukai perasaan orang lain jika aku berdekatan dengan siapapun. Sedangkan sekarang…

Aku lupa dengan komitmen yang telah aku buat dengan dia. Maafkan aku. :twisted::|:'(😦 jika aku jadi dia… mungkin akan sama kejadiannya seperti ini. Aku harus menjaga perasaannya. Rasa percaya yang telah diberikan olehnya terhadapku.

Aku tidak menyesali statusku yang sekarang. Aku hanya menyesali perbuatanku yang telah menyakiti dia. Aku tau sakitnya seperti apa. Jadi, maafkan aku :'(😭 ……

Tetangga masa Kini

01-06-2015 / 14 Sya’ban 1436

Setelah dekat dengan beberapa pria. Dari si A si K si R si F dll.. dan sekian lama hampir “terjerumus” dengan skenario si K. Finally,,,, aku menemukanmu… *jiah elahh

Udah lama padahal kenal sama nih orang dari TK dan bahkan rumahnya pun jauh banget hanya 25 langkah *kata abang gua* dari rumah gua ke rumah dia. Hanya kenal bukan dekat atau tau sama lain. Kita baru tau satu sama lain itu pas tahun 2014. Nah loh tahun lalu. Iyaaa benar… gua aja baru add fb dia aja tahun 2013 *kalo ga salah dan itu hasil dari stalking gua. Ahhh

Awalnya say “hai” panggil “gua lo” > ” aku kamu” > “beo & kebo (beo : dia , kebo : gua)” and than “sayang”. Panggilan itu berevolusi sesuai kedekatan kita. Pertama, ga punya rasa kepada dia. Justru aku suka dengan seseorang yang sebut saja si K. Dan setelah observasi yang lama, si K tiba tiba menghilang. Justru si dia makin sering telfon dan deket. Timbullah sebuah rasa. Tapi dikit karena masih di bayangi dengan si K.

Setelah temen gua nanya status gua dengan si K and si dia ga jelas seperti apa dan temen gua mulai mendorong gua untuk memperjelas status gua. Dengan dorongan temen gua, gua mulai bingung milih dia atau si K. Si K sudah seperti itu ga jelas lebih memerhatikan gua atau orang lain sedangkan si dia udah mulai over dengan gua, gua tau kalau si dia udah mulai punya rasa dan gua juga punya rasa walau sedikit. And then….. setelah bertapa …… mulai mikir untuk menjauhi si K dan mulai observasi kembali ke dia. Tapi…… setelah di fikir ketemulah hipotesis mengenai dia.

Tepat tgl 14 sya’ban 1436 ketika orang orang mau siap siap solat nisfu sya’ban muncullah fikiran untuk ngasih kode ke si dia untuk nembak gua. Karena gua yakin dia baik. Insya Allah gua bakal nyaman sama dia. Akhirnya gua kasih kode aja dah ke dia. And finally jederrrrrr !!!! *mati gua* Gua jadian sama tetangga gua sendiri. Hahh !!

Awalnya gua ga terlalu mempermasalahkan status. Tapi karena difikir fikir cape dengan keadaan yang dulu dulu. Akhirnya …… happy with u. I Love U so much

Just my opinion about friends or boyfriend.

Teman atau pacar ? apa ya ?? mungkin karena gua jomblo aja kali ya gua milih teman. Tapi salah setelah gua meneliti dari kehidupan gua saat ini. Gua milih seorang teman karena teman itu yang selalu disekeliling gua dari sebelum gua punya pacar atau sesudahnya jadi ya…. TEMAN TETAP BERADA DI URUTAN PERTAMA SETELAH KELUARGA. Terserah beberapa kali kami sering berantem tapi apa ? ga ada namanya MANTAN TEMAN bukan ?? klo pacar ? MANTAN PACAR ada.

Lalu bagaimana teman jadi pacar ? beda kasusnya. Teman seperjuangan atau tidak. Jika teman dalam kutip just kenal heummm…. patut di fikirkan bisa jadi dia akan menjadi penyebab perpecahan antara kau dengan teman seperjuanganmu.

Heittt disini gua bukan menjudge suatu kalian yang punya pacar ya. Tapi gimana yaaa…. ini pengalaman gua. Klo lo putus dengan pacar secara tidak baik, kalian akan balik lagi ke teman kalian bukan ?? apa jadinya jika kalian tidak punya teman. Fikirkan baik baik ya guyss.

Apa sih yang gua inginkan kali ini ???

Apa sih yang gua inginkan kali ini ???

  1. LULUS KULIAH > BIDAN > KERJA DI RS > KULIAH LAGI (KEDOKTERAN/PERAWAT)
  2. MENCARI SEORANG YANG NYAMAN DIJADIKAN PASANGAN HIDUP

Kedua itu yang membuat berulang kali berfikir bagian mana yang harus di gapai duluan. JUJUR ! gua lagi ingin point ke-2. Karena dengan adanya DIA gua bisa lebih semangat menjalankan point yang PERTAMA. Tapi dengan syarat DIA itu harus berasal dari bidang yang sama dengan gua yaitu (KESEHATAN). Hanya itu aja yang gua inginkan. SUSAH. Ya !. atau tidak seorang yang bijak deh kriteria minimalnya. Tapi …..

Berulang kali gua menemui seseorang yang PAS dan deket tapi berujung BUNTU. Miris kan ? ya. Dan parahnya lagi banyak temen gua yang cerita jika pacaran itu menyakitkan. Dan membuat gua semakin takut. Tapii yang lebih aneh, temen gua bilang pacaran menyakitkan tapi mengapa tetap aja dijalani terus. Ahhh itu sebuah pertanyaan bagi gua kali ini.

Ahhh gua bingung. Gua ingin pacaran tapi gua takut untuk jatuh cinta. Itu aja !!! tapi gua SANGAT INGIN T______________T