Love Journey

0a604724fd524fe003235e5eb5255e96.jpg

Permisi…. saya ingin mendongeng nih… mulai ya..

Pada suatu hari, hari senin, selasa, rabu, kamis, jumat, sabtu, dan minggu itu adalah nama-nama hari. #lohkok… pokoknya 16 tahun silam (2000 M), tepat pada hari dimana waktu ajaran baru, balita perempuan sedang mencari-cari seseorang dari kerumunan wanita paruh baya yang sedang menunggu anak-anaknya keluar dari kelas. Tampaknya anak perempuan itu sedang mencari ibunya dari kerumunan itu. Namun, ada seorang wanita seperti usia 20-an memanggil dirinya.. sebut aja si Dila (4 tahun)

“Dila” Panggilnya sambil melambaikan tangan agar anak perempuan itu melihatnya.

Dila tampak ragu namun tetap menghampirinya. “sini sama mba Eni aja dulu ya” Wanita itu pun memangku Dila dengan senang hati. “ibumu lagi buang air kecil kok, nanti juga dateng” ucapnya seolah-olah mengerti dengan kebingungan dengan Dila.

“Mba Eni” Teriak seorang anak laki-laki sambil menghampiri Eni. Namanya Rizky (5 tahun) dia teman sekelas Dila sekaligus tetangga rumahnya. Dila memang tidak terlalu dekat dengan Rizky tapi tidak dibuat pusing dengannya yang ia inginkan hanya keberadaan ibunya saat ini.

Jam pulang sekolah pun tiba, Dila masih saja tidak menemukan ibunya. Air mata sudah mengenang dipelupuk matanya kecewa saat ini ibunya tidak menjemputnya. “Dila, Pulang sama Mba yuk” Mba Eni menghampiri Dila lalu menggendongnya sedangkan Rizky yang merupakan anak asuh dari majikannya digandengnya. Kami pun pulang bersama dengan keadaanku yang menangis di gendongan pengasuhnya Rizky.

Rizky adalah anak pertama. Orang tuanya adalah karyawan disebuah pabrik di wilayah kota yang setiap harinya harus bekerja dari pagi sampai sore. Berbeda dengan Dila anak kedua. Ayahnya merupakan seorang petani sedangkan ibunya hanya seorang ibu rumah tangga.

Setelah lulus dari Taman Kanak-Kanak, Dila dan Rizky beda sekolah. Rizky sekolah di SD negeri sedangkan Sisi sekolah Agama Islam. Tidak ada percakapan sedikitpun antara Rizky dan Dila. Sampai suatu saattt……

Tahun 2011,

Dila sudah berada dikelas XI. Tepat hari itu adalah hari dimana ia dapat pulang dengan cepat. Seperti biasa dia hanya melihat sebuah foto TK yang terdapat nama teman-temannya yang sekelasnya dahulu. Namun, tiba-tiba ada sebuah ide untuk melakukan sayembara dengan menemukan beberapa akun facebook teman TK-nya dahulu. Satu persatu nama temannya dia pilih, nama yang tampak tidak terlalu asing ditelinganya dan mengetahui wajah dari sang pemilik namanya tersebut. Tiba-tiba, tangan Dila mengetik nama ‘Rizky Alif Pratama’ di kolom pencarian Facebook-nya setelah ketemu dengan akun facebooknya tidak lupa klik ‘add friend’

Sekian lama, tiba-tiba notifikasi dari facebook muncul bahwa Rizky menerima permintaan pertemanan facebook Dila. Dila mengirimkan Chat untuk mengonfirmasi apakah benar ini adalah Rizky teman Tknya dahulu sekaligus tetangganya. Selain itu, tidak lupa kepoin lagi foto-foto yang ada difacebooknya ternyata Rizky tumbuh menjadi laki laki dengan postur tubuh tinggi, gendut, item, bulet, dan satu lagii… memiliki dada cup A. hahahaha

Mulai dari situlah pertemanan kita semakin intim. Chat sana sini melalui akun medsos. Saat Dila sedang dalam keadaan mood down ketika ada seseorang teman lelakinya yang jahil terhadapnya Rizky pun muncul dengan komen yang terbilang sangat posesif. Sebuah sinyal yang berbeda muncul dikepala Dila saat itu namun masih bisa dihiraukan.

Suatu malam, ponsel Dila berdering menandakan ada pesan masuk  dari Rizky “aku boeh tlf kamu tidak ?” Dila tersenyum dengan pertanyaan dari tetangganya itu. “ya”

Tidak lama tlf dari akun Line masuk,,, “hai…######” tidak jelas alias tidak ingat apa yang dibicarakan saat itu. Intinya dia hanya sedang bete dan saat itu ia berada didepan gedung sate, nongkrong bareng dengan teman temannya. Saat itu SIM card tlf kami masih berbeda. Kebayang dong dari line pindah ke tlf biasa mahalnya minta ampun jika beda operator.

1x ijin dahulu sebelum telefon

2x masih ijin sebelum telefon

3x ya.. masih ijin kok..

4x 5x 6x dan xxxxxxx udah kaga ijin lagi buat telepon Dila.

Saat itu, Dila meminta bantuan Rizky untuk memeriksa keadaan laptopnya yang sudah ngambek untuk diajaknya mengerjakan kuliah. Orang tuanya Rizky menyarankan untuk kerumah dengan malu-malu Dila menghubungi Rizky terlebih dahulu dan datang kerumahnya. Mumpung Rizky masih liburan di Bekasi. Rizky adalah anak tehnik industri dari universitas swasta di Bandung.

Modus demi modus berusaha dicari untuk bisa keluar lebih tepatnya karena dengan Rizky keluar rumah akan lebih mudah karena ijin dari orang tua Dila mudah didapatkan. Mulai dari beli Batre Laptop, minta film, makan es duren, CFD dll…

Terlalu sering bersama dengan Rizky, Dila mulai merasakan rasa Posesifnya Rizky terhadapnya dan mulai mendiagnosa bahwa Rizky memiliki suatu perasaan dengannya. Terlebih lagi Dila sedang ingin mencoba rasanya menjalin hubungan asmara di usianya saat ini. Dan muncullah ide gila yang pernah dilakukan oleh Dila dengan mengirimkan pesan singkat kepada Rizky yang dianggapnya sebuah kode.

Rizky pun mengerti dengan kode yang diberikan oleh Dila dengan sigap mengutarakan perasaannya tepat 01062015 Pukul 18.xx WIB Sisi dan Rizky menjalin hubungan asmara saat ini…

Namun sebelumnya,, Rizky sudah memiliki perasaan dengan Dila saat keluar bareng dan makan Es krim durian bersama saat itu dengan tipikal Dila yang Touchy membuat Rizky memiliki perasaan terhadapnya…

FIN…..

Iklan
Pos Sebelumnya
Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: