Halalkan Aku !

Gimana ya mengawali sebuah cerita ini ya… banyak banget bercabang. Suer bercabang…

Sebelumnya gua sendiri mengeluhkan sulit dapat pasangan yang tepat, terlalu sering di php-in atau mungkin guanya yg terlalu mengejar laki-laki seakan akan laki-laki di dunia ini akan habis. Okey itu dulu. Saat usia gua masih terbilang ABG tepatnya sekitar usia 16 – 17 tahun. 

Setelah dapat dan menemukan seorang pria yang awalnya aku meragukannya apakah dia akan seperti laki-laki yang aku temui di dunia ini ? Namun, waktulah yang meyakinkan bahwa dia adalah pria yang harus aku miliki. Setelah baru satu tahun menjalani hubungan dengan dia tepat sekali usiaku mulai menginjak kepala 2. Fikiran gila mulai muncul seperti ingin menikah dengannya.

Karena berbagai macam alasan muncul ketika sering membaca kutipan islami dengan judul nikah asik. Setelah dibaca, hati ini terguncang fikiran seketika berdebat ingin mengakhirinya atau lanjutkan. Karena dalam islam pacaran sebelum menikah adalah DILARANG. Jika dilarang sudah berarti menimbulkan dosa bagi kita. Aku bisa apa, wanita hanya bisa menunggu laki-laki datang melamarnya kan ? Aku tidak bisa memaksa dia untuk cepat cepat melamar aku sedangkan dia masih status mahasiswa dan aku baru selesai dari kuliah. 

Sempat ingin mengakhirinya, tapi … aku tidak bisa. Aku nyaman dengannya. Akhirnya aku memutuskan menunggu dan berusaha memberikan support agar dia menyelesaikan kuliahnya dengan baik.

Kapan dihalalkannya ?? Nanti.

bukankah kita sebagai wanita harus mencari pria yang jelas agamanya, berprilaku baik, jelas pekerjaannya, jelas pendidikannya. Dia belum bekerja, aku tunggu dia bekerja dan orang tuaku pun memberikan syarat sampai bekerja.

Tapi, lagi-lagi tapi….

Aku iri dengan teman temanku yang sudah menikah muda dan berani mengambil konsekuensi menikah disaat kuliah bukan menikah karena hal yang mendesak bukan. Mereka berani mengambil keputusan seperti itu. Aku iri dengan mereka.

Keinginan aku ingin menikah semakin kuat dengan tambahan satu alasan. Hanya ingin bebas. Bebas dari larangan orang tua seperti jangan pulang sore sore, jangan sering keluar, jangan sering keluar tanpa alasan, dll. Aku ingin wali yang lain selain orang tuaku yaitu pria itu. 

Jadi …… aku ingin kau jadi wali aku, bebaskan aku dari semuanya dan tuntun aku menjadi wanita yg baik dimatamu, keluargamu, keluargaku dan Allah.